Thursday, February 1, 2024

TEKS DOA BERSAMA: DEVOSI WAJAH KUDUS YESUS DAN ROSARIO 7 DUKACITA MARIA

DOA BERSAMA SETIAP HARI PUKUL 10.00 pagi WIB (Selama ada petugas yang bertugas)


DEVOSI WAJAH KUDUS YESUS

DOA PERSATUAN BERSAMA YESUS

Yesus yang kusembah

Semoga kaki-kaki kita berjalan bersama.

Semoga tangan-tangan kita bertaut dalam persatuan.

Semoga jantung kita berdetak serentak.

Semoga jiwa-jiwa kita berada dalam keharmonisan.

Semoga pikiran-pikiran kita menyatu.

Semoga telinga-telinga kita mendengarkan kesunyian bersama.

Semoga pandangan-pandangan kita sungguh-sungguh saling berpadu.

Semoga bibir-bibir kita berdoa bersama untuk memperoleh belas kasih dari BAPA yang kekal. Amin


(Bagi yang sanggup berlutut mari kita berlutut untuk mendaraskan DOA TOBAT)


DOA TOBAT

Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-dosaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan mahabaik bagiku.

Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang maha-murah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin.)


DOA SANTO MIKAEL

Santo Mikael Malaikat Agung, belalah kami dalam pertempuran melawan kejahatan dan tipu daya setan.

Jadilah pelindung kami terhadap kebencian dan jerat setan.

Dengan rendah hati kami mohon, semoga Allah menaklukkannya.

Dan Engkau ... O Panglima Bala tentara surgawi, dengan Kuasa Ilahi, usirlah kembali ke neraka, setan dan roh jahat lainnya, yang berkeliaran di seluruh dunia yang hendak menghancurkan jiwa-jiwa. (Amin).


Bunda Maria, ibu kami yang manis sempurnakanlah doa-doa kami ini. Janganlah melihat kekurangan dan kelemahan kami dalam mendaraskan doa ini. Pandanglah dan terimalah niat tulus dan cinta kami untuk berdoa bersamamu ya, Bunda yang kami kasihi.


DEVOSI WAJAH KUDUS YESUS


DOA PEMULIHAN BAGI WAJAH KUDUS YESUS

Tuhan yang kukasihi, melalui Kesedihan dan Hati Tak Bernoda Maria, saya (kami) mempersembahkan kepadaMU doa-doa ini bagi pemulihan dari dosa-dosa yang paling menyinggung Allah di waktu-waktu modern ini – dosa-dosa penghujatan dan penajisan hari Minggu dan hari raya yang disamakan dengan hari Minggu:


1x Bapa Kami, 

1x Salam Maria, 

1x Kemuliaan


DOA PANAH EMAS

Didiktekan oleh Tuhan kita kepada Suster Maria dari Santo Petrus

Semoga NAMA TUHAN yang paling kudus, paling suci, paling patut disembah, paling tak terselami dan tak dapat dijelaskan dengan kata-kata selalu dipuji, diberkati, dicintai, disembah dan dimuliakan di Surga, di bumi, di bawah bumi, oleh semua mahkluk Tuhan, dan oleh Hati Yang Maha Kudus, Tuhan kami Yesus Kristus di altar Sakramen yang Maha Kudus.


LITANI WAJAH KUDUS YESUS


Aku menghormati Engkau, aku menyembah Engkau dan Aku mencintai Engkau, O Wajah Yesus yang patut disembah, Kekasihku, Meterai Mulia Kerahiman! Dibuat murka lagi oleh para penghujat, aku mempersembahkan kepadaMU, melalui hati BundaMu yang terberkati, penyembahan semua para malaikat dan orang kudus, dengan penuh kerendahan hati mencari Engkau untuk memulihkan dan membaharui di dalamku dan di dalam semua orang gambaranMU yang telah hancur oleh dosa.


O Wajah yang patut disembah yang disembah dengan hormat yang mendalam, oleh Maria dan Yosef saat mereka melihat Engkau pertama kali, kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang terbaring dengan gembira di palungan Bethlehem, para malaikat, gembala dan orang majus, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang terkoyak oleh panah kasih di Bait Allah, Simeon si orang kudus yang tua dan nabi Hanna, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang dipenuhi oleh kekaguman para Doktor Hukum ketika Engkau tampil di Bait Allah di usia 12 tahun, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang selalu memiliki keindahan purba dan selalu baru, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang adalah karya agung Roh Kudus yang menyenangkan Bapa, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang merupakan cermin tak terlukiskan akan kesempurnaan-kesempurnaan Ilahi, kasihanilah kami.


Wajah Yesus yang patut disembah yang begitu berbelas kasih tertunduk di Salib, pada hari Sengsara-Mu bagi keselamatan dunia! Sekali lagi dalam belas kasih membungkuk terhadap para pendosa yang malang. Berikanlah kami pandangan belas kasih dan berikanlah kami damaiMU.


O Wajah yang patut disembah yang bersinar terang bagai matahari dan pancaran kemuliaan pada gunung Tabor, 

kasihanilah kami.



O Wajah yang patut disembah yang menangis dan didukakan pada kubur Lazarus, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang menjadi sedih ketika melihat Yerusalem dan mengalirkan airmata bagi kota yang tidak tahu berterimakasih, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang jatuh tersungkur di taman Zaitun, dan terbungkus kebingungan akan dosa-dosa kami, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang terbungkus keringat darah, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang dihantam oleh hamba yang jahat, terbungkus tabir malu, dan terhina oleh tangan-tangan najis musuh-musuhMU, kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang dengan pandangan kerahimanMu, melukai hati Santo Petrus dengan panah kesedihan dan kasih, 

kasihanilah kami.


Kasihanilah kami, O Tuhanku! Janganlah menolak doa-doa kami, ketika di tengah-tengah kemalangan, kami memanggil Nama KudusMU dan mencari dengan cinta dan keyakinan WajahMU yang patut disembah.


O Wajah yang patut disembah yang dibasuh dan diurapi oleh Maria dan para wanita kudus dan menutupinya dengan kafan, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah, megah dengan kemuliaan dan indah pada hari Kebangkitan, 

kasihanilah kami.



O Wajah yang patut disembah yang tersembunyi di dalam Ekaristi, kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang akan muncul di awan dengan kuasa yang besar dan keagungan yang besar pada akhir jaman, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang akan membuat para pendosa gemetar, kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah yang akan mengisi keadilan dengan sukacita seluruh keabadian, 

kasihanilah kami.


O Wajah yang patut disembah pahala segala penghormatan kami, penyembahan kami dan adorasi kami, kasihanilah kami.


O Tuhan, tunjukkanlah Wajah-Mu, 

dan kami akan diselamatkan!

O Tuhan, tunjukkanlah Wajah-Mu, 

dan kami akan diselamatkan!

O Tuhan, tunjukkanlah Wajah-Mu, 

dan kami akan diselamatkan!




DOA UNTUK MEMPERSEMBAHKAN WAJAH KUDUS YESUS KEPADA ALLAH BAPA UNTUK MEREDAKAN KEADILAN-NYA DAN MENARIK TURUN BELAS-KASIH-NYA KEPADA KITA


Bapa yang Maha Kuasa dan Kekal, karena hal itu menyenangkan Penyelamat Kami yang Rahim untuk mewahyukan kepada manusia di jaman modern untuk berdiam pada Wajah-Nya yang Kudus, kami sekarang menyediakan diri kami sendiri pada Kekayaan ini di dalam kebutuhan kami yang besar. Karena Penyelamat kami sendiri berjanji bahwa dengan mempersembahkan Wajah-Nya yang hancur di dalam sengsaraNya kami dapat memperoleh penyelesaian akan seluruh urusan rumah tangga kami, dan tidak ada yang akan ditolak bagi kami, sekarang kami datang di hadapan tahktaMu.


Bapa yang Kekal, palingkanlah tatapan amarahMu dari orang-orang yang bersalah yang wajahnya sungguh tidak menyenangkan Dikau. Namun lihatlah pada Wajah PuteraMu terkasih, sebab inilah Wajah yang menyenangkanMU. Sekarang kami mempersembahkan kepadaMU Wajah Kudus-Nya yang tertutup darah, keringat, debu, ludahan dan malu, untuk pemulihan bagi kejahatan-kejahatan terburuk pada masa kami, yang adalah atheisme, penghujatan, dan penajisan hari-hari kudusMu. Sehingga kami berharap dapat meredakan kemarahanMU yang adil terhadap kami. Penasehat yang penuh belas kasih itu membuka mulutNya untuk memohon bagi kami; dengarkanlah jeritan-jeritanNya, lihatlah airmataNya, O Tuhan, dan melalui jasa-jasa Wajah-Nya yang Kudus dengarkanlah Dia ketika Dia menjadi perantara kami, para pendosa malang yang menyedihkan.


BAPA YANG KEKAL, kupersembahkan kepadaMU Wajah Kudus Yesus, terbungkus darah, keringat, debu dan ludahan, dalam pemulihan bagi kejahatan-kejahatan Komunis, para penghujat, dan pada penajis Nama Kudus dan Hari Minggu serta hari kudus yang disetarakan dengan hari Minggu. (3X)



ROSARIO TUJUH DUKACITA BUNDA MARIA 

(Tanpa renungan – dapat didaraskan sehari-hari)


DOA PEMBUKAAN

Tuhanku, aku mempersembahkan kepada-Mu rosario ini untuk kemuliaan-Mu, agar aku boleh menghormati Bunda-Mu yang kudus, Perawan Terberkati, sehingga aku dapat berbagi dan merenungkan sengsaranya. Dengan rendah hati aku memohon kepada-Mu untuk memberikanku tobat sejati untuk semua dosaku. Berikanlah kebijaksanaan dan kerendahan hati agar aku dapat memperoleh semua indulgensi yang terdapat pada doa ini.


DOA TOBAT

Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-doaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan maha baik bagiku. Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang mahamurah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin)


3x Salam Maria

(Untuk merenungkan airmata kesedihan Bunda Maria dan mempersembahkan kepadanya airmata kita dalam persatuan dengan airmata Bunda Maria).


Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-1: RAMALAN SIMEON

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-2: PENGUNGSIAN KE MESIR

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-3: YESUS HILANG DI BAIT ALLAH

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-4: MARIA BERTEMU YESUS DI JALAN MENUJU KALVARI

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-5: MARIA BERDIRI DI KAKI SALIB

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-6: MARIA MENERIMA JENASAH YESUS DI PELUKANNYA

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


Misteri sedih ke-7: YESUS DIMAKAMKAN

1x Bapa Kami

7x Salam Maria

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.


DOA PENUTUP

Ratu para martir, hatimu begitu sungguh menderita, aku mohon kepadamu dengan pahala airmata yang kautumpahkan di saat-saat buruk dan berdukacita, untuk memperolehkan bagiku dan semua para pendosa di dunia, rahmat akan pertobatan yang tulus dan seutuhnya. Amin.


3x Ya Maria, semula dikandung tanpa noda asal dan yang menderita bagi kami, doakanlah kami.


SUB TUUM PRAESIDIUM

“Kami berlindung padamu,

Bunda Allah yang suci.

Janganlah mengabaikan doa kami,

di saat kami dirundung nestapa.

Bebaskanlah kami selalu dari segala mara bahaya,

ya Perawan mulia yang terpuji.”


LITANI TUJUH DUKACITA MARIA

Tuhan kasihanilah kami,

Kristus kasihanilah kami.

Tuhan kasihanilah kami, Kristus dengarkanlah kami

Kristus kabulkanlah doa kami

Allah Bapa di Surga,..........Kasihanilah kami

Allah Putera Penebus Dunia,..........

Allah Roh Kudus,..........

Allah Tritunggal Kudus Tuhan yang Maha Esa,..........

St. Maria,..........Doakanlah Kami

St. Maria, Bunda Allah,..........

St. Perawan termulia,..........

Bunda yang tersalib,..........

Bunda yang berduka,..........

Bunda yang menangis,..........

Bunda yang berkabung,..........

Bunda yang menderita,..........

Bunda yang terabaikan,..........

Bunda yang telah dinubuatkan para nabi,..........

Bunda yang muram,..........

Bunda yang sangat sedih,..........

Bunda yang diliputi penderitaan,..........

Bunda yang dirudung kesedihan,..........

Bunda yang hatinya ditikam oleh pedang,..........

Bunda yang hatinya tersalib,..........

Bunda yang kehilangan puteranya,..........

Bunda yang merenungkan segala perkara dalam hati,..........

Bunda dari seluruh dukacita,..........

Sumber air mata,..........

Jurang penderitaan,..........

Lautan kepahitan,..........

Medan kesengsaraan,..........

Penderitaan yang sangat besar,..........

Cermin kesabaran,..........

Batu karang kesetiaan,..........

Bahtera bagi yang bersedih,..........

Tempat perlindungan bagi yang terlantar,..........

Penolong dalam kebingungan,..........

Perisai bagi yang tertindas,..........

Penghiburan bagi yang menderita,..........

Penakluk orang yang tidak percaya,..........

Pengobatan bagi yang sakit,..........

Penolong bagi yang ketakutan,..........

Kekuatan bagi yang lemah,..........

Pembela mereka yang berjuang,..........

Pelabuhan bagi yang tersesat,..........

Pendamping orang yang berduka,..........

Yang menenangkan badai,..........

Yang menakutkan pengkhianat,..........

Harta kaum beriman,..........

Mata para nabi,..........

Tongkat para rasul,..........

Mahkota para martir,..........

Cahaya para pengaku iman,..........

Mutiara para perawan,..........

Penghiburan para janda,..........

Sukacita para kudus,..........

Ratu para hamba Allah,..........

St. Maria, teladan kehidupan yang tak tertandingi,..........


Anak domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,

Sayangilah kami ya Tuhan

Anak domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,

Kabulkanlah doa kami ya Tuhan

Anak domba Allah, yang menghapus dosa-dosa dunia,

Kasihanilah kami


Perawan yang sangat berduka, doakanlah kami,

Agar kami pantas menikmati janji Kristus


Marilah berdoa ;

          O Bunda, tanamkanlah dalam hatiku segala lukamu, supaya aku dapat mengerti dan menghayati penderitaan, sehingga dengan demikian dapat menanggung setiap derita untukmu dan selalu mengutamakan cinta kepadamu. Amin

-----


JANJI-JANJI TUHAN KITA YESUS KRISTUS

Wahyu-wahyu kepada Suster Maria dari santo Petrus, Karmelit tak berkasut, Tours, Perancis, bagi mereka yang menghormati Wajah Kudus-Nya.

Detil dari wahyu ada pada buku berjudul Golden Arrow (otobiografi Suster Maria dari Santo Petrus).


1. Dengan mempersembahkan Wajah-Ku kepada Bapa-Ku yang kekal, tidak ada yang akan ditolak, dan pertobatan banyak pendosa akan didapatkan.


2. Dengan Wajah Kudus-Ku, mereka akan melakukan keajaiban-keajaiban, meredakan amarah Tuhan dan menarik turun belas kasih bagi para pendosa.


3. Semua yang menghormati Wajah-Ku bagi pemulihan akan melakukan tugas Veronika yang saleh.


4. Sesuai dengan kepedulian yang mereka lakukan untuk pemulihan bagi Wajah-Ku yang hancur karena para penghujat, demikian pulalah Aku akan menjaga jiwa-jiwa mereka yang telah hancur oleh dosa. Wajah-Ku adalah Meterai Kerahiman, yang memiliki kebajikan untuk menghasilkan imej Tuhan di dalam jiwa-jiwa.


5. Mereka yang dengan kata-kata, dengan doa ataupun tulisan membela kepentingan-Ku ini di dalam Pekerjaan Pemulihan, khususnya para imam, Aku akan membelanya di hadapan Bapa-Ku, dan akan memberikan pada mereka KerajaanKu.


6. Sebagaimana di dalam sebuah kerajaan mereka dapat memperoleh semua yang diinginkan dengan sebuah koin yang di-cap dengan imej Tuhan, demikian pula di Kerajaan Surga mereka akan memperoleh semua yang mereka inginkan dengan koin berharga Wajah Kudus-Ku.


7. Mereka yang di bumi merenungkan luka-luka di Wajah-Ku, di Surga akan melihatnya bersinar dengan kemuliaan.


8. Mereka akan menerima di dalam jiwa mereka sebuah cahaya terang dan konstan akan Kerahiman-Ku sehingga seperti Wajah-Ku mereka akan bersinar dengan keindahan di Surga.


9. Aku akan membela mereka, Aku akan menahan mereka dan Aku akan memastikan mereka bertahan pada saat akhir mereka.


TUJUH RAHMAT DARI DEVOSI TUJUH DUKACITA MARIA


Bunda Maria menjanjikan 7 rahmat bagi jiwa orang yang menghormatinya dengan mendaraskan untaian doa ini setiap hari. Devosi ini diwahyukan kepada St. Brigita dan Beata Anne Catherine Emmerich.


1. Aku akan menganugerahkan damai dalam keluarga mereka.

2. Mereka akan mendapatkan pencerahan mengenai misteri-misteri ilahi.

3. Aku akan menghibur mereka dalam kesesakan dan aku akan menyertai mereka dalam karya mereka.

4. Aku akan memberikan apapun yang mereka minta sepanjang tidak bertentangan dengan kehendak Putra Ilahiku atau menodai kekudusan jiwa-jiwa mereka.

5. Aku akan membela mereka dalam pertempuran rohani melawan musuh neraka, dan aku akan melindungi mereka di setiap saat hidup mereka.

6. Aku akan memberikan pertolongan yang kelihatan di saat ajal mereka; mereka akan memandang wajah Bunda mereka.

7. Aku memperolehkan rahmat ini dari Putra Ilahiku, bahwa mereka yang menyebarluaskan devosi kepada airmata dan dukacitaku, akan direnggut langsung dari kehidupan duniawi ini ke kebahagiaan surgawi yang abadi, sebab segala dosa mereka telah diampuni, dan Putraku serta aku akan menjadi penghiburan dan sukacita abadi mereka.





Thursday, March 28, 2019

Skapulir Lima Lipat - Penjelasan


SKAPULIR LIMA LIPAT


DAFTAR ISI

Hal. - Isi
( 2)    Latar Belakang Skapulir Lima Lipat

( 2)    Skapulir-skapulir dalam gabungan Skapulir Lima Lipat

( 5)    Skapulir Merah

( 9)    Skapulir Coklat

(14)   Skapulir Hitam

(16)   Skapulir Biru

(  -  )   Tidak ada penjelasan Skapulir Putih yang mendalam

(24)    Investitur Skapulir 5 Lipat, Pemberkatan Medali Santo
            Benediktus, Doa hari Pertama mengenakan Skapulir
            Merah

(29)   Doa Harian Skapulir Lima Lipat

(32)   Lampiran:
                (32)      Doa Rosario Tujuh Dukacita Bunda Maria
                (35)       Indulgensi Penuh bagi pemakai
                                Skapulir Lima Lipat






LATAR BELAKANG SKAPULIR LIMA LIPAT
Skapulir Lima Lipat (Fivefold Scapular) awalnya adalah skapulir Empat Lipat (Coklat, Hitam, Biru, dan Putih), dan dikenal sebagai Skapulir Ordo Redemptoris karena para bapa Redemptoris  mulanya diberikan kewenangan khusus, untuk selamanya, oleh Tahta Suci untuk memberkati dan meng-investitur skapulir tersebut pada tahun 1803 dan untuk mendaftarkan umat beriman ke dalam masing-masing konfraternitas. Pada tahun 1847, Skapulir Merah, Passionis, ditambahkan pada empat skapulir lainnya sehingga menjadi lima Skapulir yang saat ini disebut sebagai Skapulir Lima Lipat, dan pada tahun 1886 Paus Leo XIII memberikan izin untuk memberkati dan menggabungkan lima skapulir secara kumulatif, dan kemudian Gereja memperluas kewenangan ini (untuk memberkati dan melakukan investitur) kepada setiap imam.


SKAPULIR-SKAPULIR DALAM
GABUNGAN SKAPULIR LIMA LIPAT

1. SKAPULIR COKLAT – Skapulir Coklat (juga dikenal sebagai Skapulir Bunda Karmel, atau hanya sebagai Skapulir) adalah skapulir paling populer. Diberikan kepada Simon Stock oleh Bunda Maria dari Gunung Karmel, yang berjanji kepadanya bahwa "siapa pun yang meninggal memakai skapulir ini tidak akan menderita api abadi." Kemudian, bunda menampakkan diri kepada Paus Yohanes XXII sebagai Mediatrix  (Pengantara) dari semua rahmat, menjanjikannya bahwa "siapa pun yang akan memakai skapulirku dengan setia, berdoa brevir [beberapa indulgensi telah diterapkan di masa lalu dan berlaku hari ini], dan menjalankan hidup mereka dengan kekudusan tidak akan menderita Neraka, dan jika mereka pergi ke Api Penyucian, aku akan membawa mereka ke Surga pada Sabtu Pertama setelah kematian mereka "(Sabbatine Privilege).
Skapulir Coklat telah mendapat pujian dari banyak paus. Yang Mulia Paus Pius XII mengatakan bahwa Skapulir Coklat adalah "tanda pengudusan bagi Hati Maria yang Tak Bernoda" dan bahwa "Skapulir bukanlah takhayul ... Seseorang tidak diselamatkan dari Neraka hanya dengan memakainya. Tidak, karena itu adalah hal yang menandakan bahwa mereka harus menjalani hidup mereka dengan kepatuhan total kepada Tuhan dan percaya kepadanya, melalui dan dengan Hati Maria yang Tak Bernoda. " Pada tahun 1917, Perawan Maria muncul di Fátima, Portugal, sebagai Bunda Maria Rosario, bunda tidak hanya memegang Rosario Suci tetapi juga Skapulir Coklat. Selain itu, dalam penampakan terakhirnya, selama Mukjizat Matahari terjadi, salah satu dari tiga penglihat, dikenal sebagai Suster Lúcia, melihat Bunda Maria dari Karmel. Lebih jauh lagi, kepada Santo Dominikus Perawan Maria muncul dengan Rosario dan Skapulir Coklat, lengannya terentang (isyarat doa), seraya berkata, "Suatu hari oleh Rosario dan Skapulir aku akan menyelamatkan dunia". Akhirnya, para anggota Tentara Biru Bunda Maria dari Fátima mengenakan Skapulir Coklat sebagai tanda pengudusan diri bagi Bunda Maria dari Fátima.
2. SKAPULIR BIRU – (juga dikenal sebagai Skapulir Bunda dikandung Tanpa Noda Asal / Immaculate Conception) adalah karena venerabilis (yang pantas dihormati) Ursula Benicasa, pendiri Ordo Biarawati Theatine, yaitu sekelompok wanita muda kaya yang telah menyerahkan kekayaan mereka untuk hidup bagi Yesus Kristus ingin menghormati Maria Yang dikandung Tanpa Noda Asal. Perawan Maria telah berjanji kepada Benicasa bahwa siapa pun yang memakai Skapulir-nya akan berada di bawah perlindungan khususnya dan menerima rahmat khusus melalui perantaraannya sebagai ibu. Skapulir Biru sangat dipuji oleh Paus Clement X.
3. SKAPULIR HITAM – Juga dikenal sebagai Skapulir Tujuh Dukacita Maria dinyatakan kepada Paus Alexander IV tak lama setelah ia menguduskan Ordo Servite pada tahun 1255. Bunda Dukacita telah berjanji bahwa siapa pun yang bermeditasi pada tujuh dukacitanya akan menerima perlindungan istimewa pada saat kematian.
4. SKAPULIR MERAH - Juga dikenal sebagai Skapulir Sengsara Tuhan kita dan Hati Kudus Yesus dan Maria) dinyatakan kepada Sister Apolline Andriveau, seorang putri amal Santo Vincent de Paul, pada tahun 1846. Tuhan berjanji bahwa siapa pun yang mengenakan SkapulirNya akan diberikan peningkatan iman, harapan, dan amal yang besar setiap hari Jumat (hari SengsaraNya). Penampakan itu diulang beberapa kali, dan pada tahun berikutnya Paus Pius IX menguduskan sakramental ini pada tanggal 25 Juni 1857.
5. SKAPULIR PUTIH – juga dikenal sebagai Skapulir Tritunggal Mahakudus adalah habit yang dipakai Ordo Ketiga Sekuler dari Tritunggal Mahakudus dan dipakai juga oleh anggota-anggota Konfraternitas Ordo yang sama (kaum Trinitarian). Santo John de Matha saat Misa pertamanya (sekitar 1193) mendapat penglihatan tentang Kristus di antara dua tawanan (http://www.trinitari.org). Tawanan Kristen memiliki tongkat dengan salib merah dan biru di bagian atas dalam bentuk Yunani (+). Dari penglihatan ini ia mendirikan Ordo Tritunggal Kudus dan Para Tawanan (disebut Ordo Tritunggal) yang karismanya adalah untuk membebaskan orang-orang Kristen yang dibawa ke pembuangan oleh bangsa Moor dan untuk memuliakan Tritunggal Mahakudus. (Sampai hari ini masih untuk memuliakan Tritunggal Kudus dan pembebasan tawanan).

SUMBER terjemahan: https://en.wikipedia.org/wiki/Fivefold_Scapular


Lima Skapulir ini telah disetujui oleh Gereja baik secara terpisah (masing-masing) dan bersamaan. Skapulir Lima Lipat adalah satu devosi tunggal yang disetujui oleh Gereja.

SKAPULIR MERAH

Skapulir dan talinya harus terbuat dari wol merah dan tidak seperti kebanyakan skapulir lainnya, skapulir ini dihiasi dengan gambar-gambar tertentu yang penting.

Satu sisi skapulir memperlihatkan sebuah salib yang merupakan salah satu instrumen Sengsara, dan kata-kata “Holy Passion of Our Lord Jesus Christ Save us.” (Sengsara suci Tuhan kami Yesus Kristus selamatkanlah kami). Di satu sis menggambarkan sebuah salib kecil di atas Hati Kudus Yesus dan Maria yang tak bernoda dengan kata-kata, “Sacred Hearts of Jesus and Mary, protect us.” (Hati Kudus Yesus dan Maria, lindungilah kami). Pada contoh yang terlihat di sebelah kanan, sebuah segmen merah mewakili Darah Berharga yang ditaruh di bawah dua hati, walaupun contoh lainnya meniadakan elemen kurang penting dan menyertakan lain-lainnya seperti malaikat-malaikat.

Orang Katholik percaya bahwa Skapulir merah, skapulir Sengsara, secara ilahi diwahyukan kepada Suster Appoline Andriveau, seorang anggota Daughters of Charity (Putri Amal) yang didirikan oleh St. Vincent de Paul. Dari tanggal 26 Juli 1846 sampai 14 September 1846 terjadi penglihatan-penglihatan akan Yesus dan Maria menampakkan kepada suster di biaranya di Troyes, Perancis dan berjanji kepadanya bahwa bagi mereka yang memakai skapulir dengan penuh iman dan merenungkan Sengsara Yesus Kristus akan dianugerahi peningkatan iman, pengharapan dan amal yang besar setiap hari Jumat.

Suster menjelaskan penglihatan-penglihatannya dengan jelas dan nyata secara ekstrim. Di dalam surat-suratnya kepada pembimbing spiritualnya suster menulis bahwa wajah Kristus sangat pucat “sehingga membuat saya keringat dingin. Kepala Tuhan kita tertunduk agak maju. Kupikir duri-duri yang mengitari kepala kudus-Nya telah menyebabkan postur kesakitan luar biasa seperti itu.” Suster juga menjelaskan sebuah pemandangan yang mengingatkan kita akan Pietà:

Suatu malam aku sedang melakukan Jalan Salib… Pada perhentian ke-13, terlihat bagiku Bunda kita menaruh Tubuh Ilahi Tuhan kita pada lengan-lengannya, sambil melakukan hal itu, bunda berkata, “Dunia sedang jatuh dalam keruntuhan karena dunia tidak merenungkan Sengsara Yesus Kristus. Lakukanlah sekuat tenagamu agar dunia merenungkannya untuk menyelamatkan dunia.”

… mengenakan sebuah jubah merah panjang dan mantel biru. Oh! Kasih akan Yesus Kristus, betapa Engkau memenuhi hatiku akan saat itu! Oh! Betapa indahnya Dia! Tidak ada lagi ekspresi kesakitan, wajah sedih karena sengsara yang kulihat saat berada di hadapan Pilatus beberapa hari sebelumnya selama Misa. Hanya keindahan itu sendiri! Di tangan kanan-Nya ia memegang sebuah skapulir bergambarkan sebuah salib dikelilingi instrumen Sengsara yang menyebabkan KemanusiaanNya yang Kudus paling menderita. Aku membaca tulisan di sekeliling salib: “Holy Passion of Our Lord Jesus Christ, save us.” (Sengsara Tuhan kami Yesus Kristus, selamatkanlah kami). Di ujung wol merah yang terjalin ada sebuah gambar akan Hati Kudus Yesus dan Maria, yang satu dikelilingi duri, yang satunya lagi ditusuk dengan sebuah tombak.

Suster Apolline menggambarkan bagaimana dia "bergidik" saat melihat Yesus "dengan kasar menabrak kayu salib" dan mengutip Perawan Maria yang Terberkati yang mengatakan bahwa, "Dunia sedang jatuh dalam keruntuhan karena dunia tidak merenungkan Sengsara Yesus Kristus. Lakukanlah sekuat tenagamu agar dunia merenungkannya untuk menyelamatkan dunia.” Menurut wahyu yang dinyatakan oleh suster Apolline, mengenakan Skapulir merah-darah adalah untuk "dibalut dalam corak" akan sengsara Kristus dan bahwa itu "akan membuktikan kepada kita sebagai sebuah baju besi yang kuat melawan serangan-serangan neraka, seorang penakluk yang tidak dapat ditembus melawan panah-panah dari musuh rohani kita dan, menurut kesaksian Yesus Kristus, bagi semua orang yang memakainya dengan iman dan kesalehan itu akan menjadi janji pengampunan, sumber rahmat. "

Suster Apolline juga menggambarkan sebuah penglihatan yang diterimanya pada Pesta Tritunggal Mahakudus di mana dia melihat sebuah sungai yang indah mewakili belas kasihan Kristus di mana mereka yang terbenam di dalamnya bersinar dengan cahaya terang dan "berkas-berkas berlian dan emas" sementara orang-orang yang menolak dibenamkan di situ "ditutupi dengan sebuah uap gelap. "

Tema penebusan dari penampakan-penampakan dan janjinya mengenai pemakaian sakramental yang menampilkan Hati Maria Tak Bernoda mirip dengan dua penampakan Maria lainnya yang terjadi di Prancis pada awal abad itu: penampakan Medali Wasiat tahun 1830 dan penampakan Skapulir Hijau dari 1840.

Pembimbing spiritual Suster Apolline, Pastor J. B. Etienne, melakukan perjalanan ke Roma tahun berikutnya. Takhta Suci menerima klaim biarawati itu dengan sigap yang tidak biasa dan Beato Pius IX menguduskan dan menyetujui penggunaan sakramental ini dengan reskrip pada tanggal 25 Juni 1857. Paus menganugerahi berbagai indulgensi terhadap pemakaian skapulir ini dan memberikan ijin kepada para Lazarist untuk memberkati dan menginvestitur skapulir itu kepada para imam di luar ordo Lazaris dan skapulir ini sekarang dapat di-investitur oleh setiap imam Katholik.

Promosi: Di Amerika Serikat, antara tahun 1953 dan Agustus 2008, Skapulir merah secara resmi dipromosikan oleh Marian Center yang dioperasikan oleh Puteri-puteri Amal Santo Vincent de Paul (sebuah cabang dari ordo dimana suster Apolline menjadi anggotanya).




SKAPULIR COKLAT

“SIAPAPUN YANG MATI DENGAN MEMAKAI SKAPULIR INI TIDAK AKAN MENDERITA API ABADI.”
- janji Bunda Maria kepada St. Simon Stock pada tanggal 16 Juli 1251

Sejarah – Pada tahun 1251 di kota Aylesford di Inggris, bunda kita menampakkan diri kepada St. Simon Stock, seorang Karmelit. Bunda memberikan padanya sebuah skapulir wol coklat dan berkata, “Ini akan menjadi sebuah hak istimewa bagimu dan semua Karmelit, bahwa siapapun yang mati mengenakan habit ini tidak akan menderita api abadi.” Seiring berjalannya waktu, Gereja memperluas hak istimewa ini kepada para awam yang ingin di-investitur mengenakan Skapulir Coklat Karmelit ini dan yang akan memakainya selamanya.

Devosi – Devosi sejati kepada Perawan Maria Terberkati terdiri dari 3 hal: Penghormatan, Percaya dan Kasih. Dengan hanya memakai Skapulir ini kita dapat menyatakan kepada bunda setiap saat setiap hari bahwa kita menghormatinya, mengasihinya dan mempercayakan perlindungan di dalam dia.

Skapulir adalah sebuah Doa Diam – Seperti yang Tuhan ajarkan kepada kita untuk mendaraskan Bapa Kami, Bunda Terberkati mengajarkan kita nilai skapulir. Ketika kita menggunakannya sebagai doa, Bunda Maria menarik kita ke Hati Kudus Putera Ilahi-Nya. Karena itu baiklah memegang skapulir di tangan. Doa yang ditawarkan sambil memegang skapulir sesempurna doa adanya. Terutama pada saat godaan kita membutuhkan syafaat yang kuat dari Bunda Allah. Roh jahat sama sekali tidak berdaya ketika pemakai skapulir menghadapi godaan, memanggil Perawan Suci dalam pengabdian yang sunyi ini. "Jika engkau menyerahkan dirimu kepadaku, engkau tidak akan mengalami bahaya seperti itu," ujar Bunda Maria dengan lembut kepada Beata Alan de la Roche, salah satu pelayannya yang berbakti.

Bergabung di dalam Konfraternitas – Untuk dapat menikmati janji dari skapulir ini, seseorang harus masuk ke dalam Konfraternitas Skapulir Coklat. Ini adalah perayaan yang sederhana yang dapat dilakukan oleh setiap imam. Anggota-anggota Konfraternitas memiliki keuntungan tambahan dengan mendapat bagian dari seluruh keuntungan spiritual Ordo Karmelit.

Menurut pernyataan para bapa Karmelit di National Scapular Center, setiap imam saat ini memiliki hak untuk menginvestitur para beriman untuk memakai Skapulir Coklat dan menggantikan Ofisi Kecil dengan doa Rosario.

Skapulir harus 100% wol tanpa bungkus plastik dan tidak disematkan atau dijahit pada baju. Dikalungkan melalui kepala, di bawah pakaian, dengan satu bagian wol tergantung di dada dan satu bagian lagi di punggung. Gambara-gambar tidaklah perlu.


Sabbatine Privilege – Perawan Terberkati dari Gunung Karmel berjanji untuk menyelamatkan mereka yang memakai Skapulir dari api neraka; bunda juga akan mempersingkat keberadaan mereka di api penyucian jika mereka meninggal dunia dan masih berhutang hukuman.

Janji ini ditemukan pada sebuah Bull dari Paus Yohanes XXII. Perawan Terberkati menampakkan diri kepada beliau dan, berkata bagi mereka yang memakai Skapulir coklat, “Aku, Bunda Rahmat, akan turun pada hari Sabtu setelah kematian mereka dan siapapun yang kutemui di api penyucian akan aku bebaskan sehingga aku dapat menuntun mereka ke gunung kudus tempat kehidupan abadi.”

Perawan Terberkati menaruh beberapa syarat tertentu yang harus dipenuhi:
1.   Memakai Skapulir coklat terus menerus.
2.   Berusaha menjaga kemurnian sesuai dengan keadaan hidupnya (menikah/single).
3.   Setiap hari mendaraskan Ofisi Kecil Perawan Terberkati ATAU berusaha berpuasa yang disarankan gereja dan berpantang daging setiap hari Rabu dan Sabtu ATAU dengan ijin seorang imam, berdoa lima peristiwa dari doa Rosario kudus ATAU dengan ijin seorang imam, mengganti pekerjaan baik lainnya.

Paus Benediktus XV, Paus terkenal saat Perang Dunia I, memberikan 500 hari indulgensi bagi mereka yang mencium Skapulir coklat dengan penuh bakti.
Bunda kita dari Gunung Karmel, “Ratu, Keindahan Karmel.”


Doa Persembahan Pagi
Ya Allahku, dalam kesatuan dengan Hati Maria Yang Tak Bernoda (di sini ciumlah Skapulir Coklatmu sebagai sebuah tanda penyerahan dirimu, indulgensi sebagian juga), aku mempersembahkan kepada-Mu Darah mulia Yesus dari semua altar di seluruh dunia, bersama dengan itu persembahan dari setiap pikiran, kata dan tindakanku hari ini. Ya Yesusku, hari ini aku ingin mendapatkan indulgensi dan kemurahan hati sejauh itu mungkin, dan aku akan mempersembahkannya bersama-sama dengan diriku, kepada Maria Tak Bernoda – sehingga dia boleh menggunakannya demi kepentingan Hati Tersuci-Mu. Darah mulia Yesus, selamatkanlah kami! Hati Maria Yang Tak Bernoda, doakanlah kami! Hati Yesus Yang Mahakudus, kasihanilah kami!



Para Paus dan Skapulir Coklat

Paus Leo XIII: “Asal Skapulir Karmel yang mulia, penyebarannya yang luar biasa di antara orang-orang Kristen selama berabad-abad, efek spiritual yang dihasilkan olehnya dan mukjizat yang luar biasa bekerja dalam kebajikan membuat Skapulir Karmel dihargai di tingkat yang menakjubkan."
Paus Pius XI: “Mempertimbangkan kebaikan luar biasa dari bunda surgawi terhadap anak-anaknya, tentu saja sudah cukup untuk mendesak mereka yang termasuk dalam Konfraternitas Skapulir untuk bertahan dalam latihan suci yang telah ditentukan untuk memperoleh indulgensi yang menjadi hak mereka. ”
Paus Pius XII: “Semua Karmelit, apakah mereka hidup di serambi-serambi dari Ordo Pertama atau Kedua atau anggota dari Ordo Ketiga atau dari Kongregasi, termasuk dalam keluarga yang sama dari bunda kita yang terberkati dan terikat padanya oleh ikatan cinta yang khusus. Semoga mereka semua melihat dalam kenang-kenangan Perawan ini sendiri cermin kerendahan hati dan kemurnian; semoga mereka membaca dalam kesederhanaan Busana sebuah pelajaran singkat tentang kesopanan dan kesederhanaan; di atas segalanya, semoga mereka melihat dalam Pakaian yang sama ini, yang mereka kenakan siang dan malam, simbol ekspresif yang fasih dari doa mereka untuk bantuan ilahi. "
Paus Yohanes XXIII: Beliau berbicara “tentang Bunda Allah yang dihormati di Gereja Bunda Kita dari Gunung Karmel. Devosi padanya menjadi kebutuhan; kepada Bunda kita dari Gunung Karmel kita tertarik dengan daya tarik yang paling lembut, namun tak tertahankan. ”
Paus Paulus VI, berbicara tentang devosi-devosi Maria, khususnya Skapulir, berkata, “Biarkan umat beriman menjunjung tinggi praktik dan devosi kepada Perawan Suci yang disetujui oleh otoritas pengajaran Gereja. Adalah keyakinan kami bahwa Rosario Maria dan Skapulir Karmel ada di antara praktik-praktik yang direkomendasikan ini. Skapulir adalah praktik kesalehan, yang dengan kesederhanaannya sangat cocok untuk semua orang. "

ROSARIO DAN SKAPULIR
TIDAKLAH TERPISAHKAN.
BERDOALAH ROSARIO SETIAP HARI.



SKAPULIR HITAM
(Skapulir Tujuh Dukacita Maria)


Skapulir Tujuh Dukacita Maria (juga disebut Skapulir Seven Dolours of Mary) adalah skapulir devosi orang Katholik Roma sejak abad ke-13.

Pada tahun 1255 Paus Alexander IV menyetujui Ordo Servite dan ordo itu memperoleh sejumlah besar pengikut yang mengabdi pada Tujuh Kesedihan Maria. Anggota-anggota Konfraternitas ini kemudian mengenakan habit Skapulir yang harus dari kain hitam.
Pada tahun 1611, Konfraternitas ordo Servite dan Skapulir hitam Tujuh Dukacita Maria menerima indulgensi-indulgensi dari Paus Paulus V.

Tidak ada yang ditentukan mengenai skapulir ini, tetapi biasanya bagian depan memiliki gambar Bunda Dukacita. Skapulir ini harus dipakai terus-menerus, jika seseorang ingin mendapatkan indulgensi kemurahan hati yang disetujui oleh Kongregasi Indulgensi pada tahun 1888. Para imam dapat memperoleh dari Jenderal Servites fakultas untuk menerima umat beriman ke dalam kerahasiaan dan untuk memberkati serta berinvestitur mengenakan skapulir tersebut.

KONFRATERNITAS – Skapulir ini adalah simbol Kekristenan Bunda Dukacita (Our Lady of Sorrows), sebuah badan umat Katolik yang terkait dengan Ordo Servite. Tujuan dari asosiasi ini adalah untuk menumbuhkan pengabdian kepada Sengsara Yesus Kristus dan Kesedihan Maria, ibu-Nya. Dalam kasus sebagian besar renungan skapulir-skapulir ada beberapa hal mengenai ornamen atau desain. dalam hal Skapulir hitam, tidak ada hal seperti itu, selain hanya terbuat dari kain wol hitam.

SEJARAH - Konfraternitas mulai berkembang sekitar abad ke-13, segera setelah berdirinya ordo Servite pada tahun 1223. Kelompok-kelompok umat awam yang ingin berbagi dalam kehidupan dan semangat para biarawan pindah ke daerah-daerah di sekitar biara-biara Servite. Pada tahun 1374, jenderal ordo sebelumnya mendeklarasikan anggota kelompok-kelompok ini sebagai anggota "asosiasi mereka" dan mengizinkan mereka untuk mengambil bagian dalam jasa spiritual ordo. Sedikit perubahan dalam asosiasi itu sampai kenaikan Paus Paulus V yang, pada 1607, mengumumkan peraturan baru tentang pemesanan konfraternitas yang masih ada pada saat itu. Pada titik inilah renungan skapulir-skapulir kain kecil yang akrab mulai menjadi simbol persaudaraan yang terkait dengan perintah agama. Konfraternitas seperti yang ada saat ini, secara resmi ditunjuk oleh Paus Innocent X pada tahun 1645.

PENDAFTARAN, KEWAJIBAN DAN MANFAAT – Setiap orang yang dibaptis dari segala usia atau jenis kelamin, yang bersedia melakukan kewajiban yang ditentukan oleh perintah dapat didaftarkan. Kewajibannya adalah mengenakan Skapulir hitam, berdoa 15 menit setiap hari untuk seluruh ordo Servite dan gereja (direkomendasikan Rosario Tujuh Dukacita) termasuk setidaknya satu "Salam Maria", satu "Salam ya Ratu", dan jika mungkin lakukan pekerjaan belas kasih terhadap mereka yang menderita baik jasmani, rohani, atau mental. Manfaat keanggotaan adalah berpartisipasi dalam kehidupan ordo Servite serta bagian dalam semua pekerjaan dan doa mereka dan kesempatan untuk memperdalam pemahaman seseorang tentang kehidupan Kristus dan ibu-Nya. Ada lebih banyak lagi, manfaat halus, berdasarkan wahyu pribadi dari berbagai mistikus.




Skapulir Biru

Pada tahun 1583, Ven. Ursula Benincasa (1547-1618), mendirikan Kongregasi Oblat Konsepsi Tak Bernoda dari Perawan Maria Yang Terberkati. Pada periode ini, setelah menciptakan banyak sukacita yang populer oleh penglihatannya, kegembiraannya, dan kemegahan pengajarannya, dan telah menarik kekaguman yang antusias dan fitnah yang memalukan, ia dituduh dirasuki oleh setan dan karenanya dipanggil ke Roma. Dengan otoritas Paus, ia ditempatkan di bawah arahan spiritual St. Philip Neri, yang menjadikannya cobaan paling berat; dia terus-menerus takjub oleh kesalehan dan kerendahan hatinya. Pada 1583 fondasi yang tepat terjadi, di bawah perlindungan Santa Perawan terberkati, St Yosef, St Mikael malaikat agung, dan St Petrus.

Pada tanggal 2 Februari 1617, di Naples, Italia, pada Hari Raya Purifikasi Bunda kita, Ursula, setelah menerima Komuni Kudus, mendapat penglihatan tentang Bunda Maria yang mengenakan pakaian putih dan juga ia mengenakan pakaian biru biru lainnya. Di lengannya, Maria memegang Bayi Yesus. Bunda Maria dikelilingi oleh banyak orang, semuanya berpakaian serupa.

Bunda Yang Terberkati berbicara kepada Ursula dengan kata-kata ini: “Berhentilah menangis, Ursula, dan ubah nafasmu menjadi sukacita yang tulus. Dengarkan dengan cermat apa yang akan dikatakan Yesus, yang kupegang di pangkuanku ini kepadamu. ”

Kemudian Yesus mewahyukan kepada Ursula bahwa ia akan menemukan sebuah biara di mana tiga puluh tiga biarawati, mengenakan pakaian yang sama dengan Perawan Maria yang Terberkati dalam penglihatannya yang akan menjalani kehidupan yang sunyi dan terpencil. Sang Juruselamat menjanjikan rahmat khusus dan banyak karunia rohani bagi mereka yang dengan bersemangat mengikuti cara hidup ini.

Sang Venerabilis, Hamba Allah itu memohon kepada Tuhan untuk memberikan bantuan ini juga kepada orang-orang yang hidup di dunia yang memiliki pengabdian khusus pada misteri Konsepsi Tak Bernoda, menjaga kesucian keadaan mereka dalam kehidupan, dan mengenakan langit kecil. –yaitu Skapulir biru. Sebagai tanda bahwa doanya telah didengar, Yesus menunjukkan kepada Ursula dalam sebuah penglihatan banyak malaikat membagikan Skapulir-skapulir di atas bumi. Dia berjanji kepada Ursula berikut ini bagi mereka yang mengenakan skapulir:

1.         Mereka akan dilindungi oleh mantel Suci Bunda Kita.
2.         Mereka akan memiliki pembelaan Bunda kita terhadap semua jerat musuh yang menuntun kita pada dosa.
3.         Indulgensi penuh dan sebagian, baik dalam kehidupan maupun dalam kematian.
4.         Kesembuhan dari penyakit-penyakit.
5.         Benteng iman dalam menghadapi kesulitan.
6.         Kematian yang baik dibantu oleh Sakramen Perminyakan dan Sakramen Tobat.
7.         Cahaya dan kebijaksanaan Allah di masa-masa sulit.
8.         Pembelaan Bunda Maria pada hari penghakiman terakhir.
9.         Perisai rahmat terhadap semua bahaya.
10.    Perantaraan Bunda Maria yang abadi di hadapan Yesus dan banyak rahmat.

Dipenuhi dengan kegembiraan, Ursula secara pribadi membuat skapulir yang mirip dengan yang dilihatnya dalam penglihatannya, skapulir-skapulir itu diberkati, dan dibagikan di antara umat beriman. Praktek mengenakan Skapulir biru mulai menyebar dengan cepat selama masa hidup Ursula. Dia menemukan apa yang kemudian disebut Theatine Hermitesses (Romite Teatine) sebagaimana yang dinubuatkan.

Ketika venerabilis Ursula ingin sepenuhnya mundur dari dunia, ia mengambil tiga puluh tiga teman, untuk mengenang tiga puluh tiga tahun Kristus di bumi, dan mengundurkan diri ke pertapaan. Aturan Hermitess sangat mirip dengan para Oblat sehubungan dengan karya kesalehan; tetapi mantan religius mengikuti kehidupan kontemplatif St Magdalena. Selain sumpah resmi mereka, ada pula konstitusi pertapaan yang harus mereka taati. Mereka terikat pada pantang daging daging kecuali dalam kasus sakit, berpuasa pada perayaan Perawan Suci dan dengan keketatan yang lebih besar pada perayaan Konsepsi Tak Bernoda, Kenaikan, dan Corpus Christi. Mereka juga berpuasa setiap hari Sabtu dan pada dua hari terakhir Karnaval, selain puasa biasa gereja. Aturan Pertapa dan Oblat disetujui oleh Gregory XVI pada tahun 1623.

Para oblat dan pertapa ini melakukan doa yang sungguh-sungguh dan tak henti-hentinya untuk mencegah umat manusia dari siksaan yang mengerikan yang diwahyukan kepada Ven. Ursula oleh kuasa Ilahi di dalam ekstasinya. Kehidupan para oblat aktif yaitu para pertapa yang kontemplatif. Setelah kematiannya, putri-putri rohaninya melakukan promosi skapulir ini sebagai misi khusus Ordo mereka. Pada tanggal 7 Agustus 1793, Paus Pius VI mengakui kebajikan heroik Ursula, dan menyatakannya sebagai Hamba Tuhan Yang Mulia (Venerabilis).

Pada tahun 1633, para Bapa Theatine yang didirikan oleh St. Cajetan, dalam Kapitel Umum mereka, mengakui Oblat Konsepsi Tak Bernoda dan komunitas para biarawati kontemplatif yang permulaannya berakar pada visi Venerabilis Ursula sebagai cabang dari ordo mereka. Sejak saat itu, kedua komunitas ini mengambil gelar Biarawati Theatines dari Immaculate Conception dari BVM.

Pada bulan Januari 1671, Paus Klemens X memberikan restu dan investitur skapulir ini. Beberapa tahun kemudian, Klemens XI, memberkati skapulir ini dengan lebih banyak indulgensi, yang ia sebutkan dalam surat apostoliknya bertanggal 12 Mei 1710. Indulgensi tersebut dikonfirmasi dan diperkuat oleh Paus Gregorius XIV pada tahun 1845 dan oleh Beato Pius IX pada tahun 1850. Kedua Paus ini juga menyatakan bahwa indulgensi Skapulir biru dapat diterapkan pada jiwa orang beriman yang telah meninggal dunia. Mereka yang terdaftar; haruslah berdoa setiap hari 6x Bapa Kami, 6x Salam Maria, dan 6x Kemuliaan untuk menghormati Tritunggal Mahakudus dan Maria Yang Dikandung Tanpa Dosa. Hanya kain wol biru langit yang penting dan diperlukan untuk skapulir tersebut namun para pemakai skapulir pada umumnya memakai skapulir yang mengandung simbolisasi Immaculate Conception dan di sisi lain nama Mary.


Skapulir Biru dan Jiwa kudus di Api Penyucian
433 Indulgensi Penuh (indulgensi yang telah lama)

“Dan biarlah diketahui secara khusus bahwa, di samping banyak indulgensi khusus, ada yang dilampirkan pada skapulir Immaculate Conception (yang dikandung Tak Bernoda), yang diberkati oleh para bapa Theatine, semua indulgensi yang diberikan kepada ordo relijius, tempat kesalehan, atau orang mana pun . Dan khususnya dengan mendaraskan "Bapa Kami," "Salam Maria," dan "Kemuliaan bagi Bapa," enam kali, untuk menghormati Tritunggal yang paling suci, dan Maria yang tak bernoda, diperoleh setiap kali semua indulgensi Roma, Portiuncula, Yerusalem, Galicia, yang mencapai jumlah empat ratus tiga puluh tiga indulgensi penuh, selain dari indulgensi sebagian, yang tak terhitung banyaknya. ”
~ St. Alphonsus Maria de Liguori, “The Glories of Mary” (Edisi Asli)

 “Mereka yang menjadi diinvestitur skapulir biru Immaculate Conception harus menghormati hak istimewa mulia Bunda Allah ini, dan berdoa bagi reformasi mereka yang menjalani kehidupan yang berdosa dan tidak tertib, dan menyimpang dari jalan keselamatan ... Mereka yang diinvestitur skapulir biru dapat memperoleh semua indulgensi [penuh dan parsial] yang dilampirkan pada kunjungan ke tujuh Basilika Romawi, ke gereja Portiuncula di Assisi, St. James , di Compostella, dan dari Makam suci di Yerusalem, setiap kali (total kutipan) mereka dengan lantang mendaraskan di mana saja, enam Paters, Aves, dan Glorias, (Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan) untuk menghormati Tritunggal Mahakudus dan Perawan Terberkati yang dikandung tanpa Noda, berdoa untuk permuliaan Gereja Suci, kepunahan bidaah, dan untuk perdamaian dan kerukunan di antara para pangeran Kristen. Untuk mendapatkan indulgensi ini, tidak ada yang lebih penting dari sekadar mendaraskan enam Paters, Aves, dan Glorias (Bapa Kami, Salam Maria, Kemuliaan). Semua indulgensi yang disebutkan di atas berlaku untuk jiwa-jiwa di Api Penyucian. ”

~ Dari buku “The Book of Holy Indulgences compiled from the Decrees of The Sacred Congregation of Indulgences” by Rev. Michael Comerford.

Indulgensi yang sudah lama ini diberikan tanpa perlu mendekati Sakramen, satu-satunya syarat adalah seseorang harus dalam keadaan rahmat dan bebas dari semua keterikatan pada dosa, bahkan dosa ringan.

Meskipun peraturan Gereja tentang indulgensi, yang disetujui secara publik, telah berubah, kita masih berharap untuk mendapatkan indulgensi lama ini dari Tuhan setidaknya secara pribadi jika kita memintanya dengan percaya diri. Seperti yang dinyatakan di atas, Tuhan kita berjanji secara pribadi kepada Ven. Ursula Indulgensi penuh dan sebagian baik dalam kehidupan maupun dalam kematian. Sama juga halnya dengan Rosario. Meskipun Gereja secara terbuka memberikan indulgensi khusus kepadanya, Bunda Yang Terberkati secara pribadi berjanji kepada Yang Terberkati Alan de la Roche (1428-1475):

“Aku ingin engkau mengetahui, meskipun ada banyak indulgensi yang sudah melekat pada pendarasan Rosarioku, aku akan menambahkan lebih banyak lagi ke setiap lima dekade bagi mereka yang, bebas dari dosa serius, mendaraskan dengan pengabdian sambil berlutut. Dan barangsiapa bertekun dalam devosi Rosario yang kudus, dengan doa dan meditasinya, akan diberikan imbalan untuknya; aku akan mendapatkan baginya pengampunan penuh atas hukuman dan kesalahan semua dosanya di akhir hidupnya. Walau ini tidak tampak luar biasa bagimu; mudah bagiku karena aku adalah Bunda Raja Surga, dan Dia menyebutku penuh rahmat. Dan dengan dipenuhi rahmat, aku dapat membagikannya secara gratis kepada anak-anak saya yang terkasih. ”

~ Dari buku: “Rahasia Rosario,” Mawar ke-28, oleh St. Louis Marie Grignion de Montfort

Doa Harian yang disarankan untuk pemakai Skapulir biru.

Daraskan doa ini di awal hari:
Ya Tuhan, Allahku, Perawan Maria yang Tak Bernoda, aku mengucapkan doa-doa berikut hari ini untuk menghormati Misteri Tritunggal Mahakudus dan Konsepsi Yang Tak Bernoda; dan
(1) Aku mohon kepadaMu permuliaan dan pemulihan Gereja Katolik Suci dan kekalahan semua musuhnya, yang terlihat dan tidak terlihat, internal dan eksternal;
(2) Aku mohon perdamaian dan kerukunan di antara para pemimpin Kristen dan di seluruh dunia;
(3) Aku mohon penghancuran semua ajaran sesat dan semua kesalahan terhadap Iman Katolik dan tradisi Gereja Katolik sehingga seluruh dunia dapat dijadikan satu umat dan satu Gereja dalam Satu Iman Katolik yang Sejati;
(4) Aku memohon untuk menyebarkan Iman Katolik Suci;
(5) Aku mohon pertobatan semua orang berdosa terutama mereka yang berada dalam keadaan dosa berat dan memengaruhi mayoritas orang di negara kami dan dunia;
(6) Aku memohon pembebasan penuh jiwa-jiwa dari api penyucian seperti dulu dibebaskan dalam indulgensi penuh dan sebagian yang diberikan oleh Gereja di masa lalu, seperti yang diyakini oleh St Alphonsus Liguori, untuk devosi ini. (Engkau dapat menyebutkan di sini nama-nama khusus dari umat beriman yang ingin dibebaskan/didoakan)

Jiwa Suci yang terkasih, yang telah berlalu dari dunia ini ke api penyucian dan yang ditunggu-tunggu di surga, berdoalah untukku dan mintakanlah semua rahmat yang aku butuhkan, dan untuk itu aku memohon Yang Mulia Ilahi.
(Sebutkan di sini permohonanmu agar jiwa-jiwa di api penyucian dapat berdoa untuk itu).

Berdoalah sesering mungkin pada siang hari untuk niat di atas dan untuk mendapatkan sebanyak 433 indulgensi kuno:

Terpujilah Tritunggal yang mahakudus dan yang tak terbagi yang menciptakan segala sesuatu dan mengaturnya, sekarang dan selalu, selama-lamanya. Aku percaya pada ketigaNya, aku mengakui Keesaan-Nya, sang Pencipta ciptaan.

O Sakramen yang maha Kudus, O Sakramen ilahi, segala puji dan syukur milikMu-lah selamanya.

Terpujilah Maria yang Dikandung Tanpa Dosa, Perawan Maria yang Terberkati, Bunda Allah.

6 Bapa Kami, 6 Salam Maria, 6 Kemuliaan (Panjangnya sekitar dua dekade Rosario)



INVESTITUR SKAPULIR 5 LIPAT, PEMBERKATAN MEDALI SANTO BENEDIKTUS, DOA HARI PERTAMA MENGENAKAN
SKAPULIR MERAH.

Pemberkatan dan investitur:

I:       Pertolongan kita di dalam Nama Tuhan.

U:      Yang menjadikan langit dan bumi.

I:       Tuhan sertamu.

U:      Dan sertamu juga.

Marilah berdoa
Tuhan Yesus Kristus, kepala atas semua umat beriman dan penyelamat umat manusia, yang telah merendahkan diri dengan mengenakan pakaian diri kita yang terluka, kami memohon kebaikanMu yang tak terhitung jumlahnya untuk memberkati † dan menguduskan pakaian ini, dirancang untuk menghormati Tritunggal Mahakudus, serta untuk mengenang sengsara-Mu yang paling pahit, dan untuk menghormati Bunda Allah yang Perawan, dengan sebutan Bunda Dikandung Tanpa Noda Asal, Bunda Dukacita dan Bunda dari Karmel.
Semoga mereka yang melakukan investitur ini boleh layak, melalui perantaraanmu, Bunda Terberkati, juga agar mereka mengenakannya pada diri mereka dalam tubuh dan jiwa, bersama Engkau, untuk keselamatan; yang hidup dan berkuasa, sepanjang segala masa. Amin.

 (Imam kemudian memerciki skapulir-skapulir dengan Air Suci) dan melakukan investitur kepada masing-masing secara individu memegang skapulir mereka (ia  dapat menggunakan satu skapulir untuk semua jika mereka tidak memilikinya) dan mengatakan yang berikut ini untuk semuanya.

1. Terimalah habit Ordo Tritunggal Mahakudus untuk menambahkan iman, harapan dan amal, hingga engkau akan mengenakan manusia baru, diciptakan dalam kesamaan akan Tuhan dalam hal kekudusan dan kebajikan.

2. Terimalah Skapulir Sengara Tuhan kita Yesus Kristus, sehingga setelah menanggalkan manusia lama dan mengenakan manusia baru, engkau boleh mengenakannya dengan pantas dan menjadi Hidup selama-lamanya.

3. Terimalah Skapulir bagi pemakai yang berbakti kepada Perawan Maria Terberkati yang dikandung tanpa noda, sehingga dengan perantaraannya engkau akan dibersihkan dari setiap noda dan memperoleh kehidupan kekal selamanya.

4. Terimalah Skapulir bagi pelayan yang berbakti Bunda Tujuh Dukacita, sehingga melalui meditasi yang rajin akan dukacita-dukacitanya, engkau menghayati di dalam hati dan tubuh akan Sengsara Tuhan kita Yesus Kristus, dan selalu tetap teguh di dalam devosimu.

5. Terimalah habit dari Perkumpulan dan Konfraternitas Bunda dari Gunung Karmel, memohon kepada Perawan Terkudus, agar melalui jasa-jasanya engkau memakainya tanpa noda dosa dan dilindunginya dari semua yang jahat dan membawamu kepada sukacita-sukacita akan Hidup yang Abadi.

Oleh kewenangan yang didelegasikan kepada saya oleh Tahta Suci, saya menerima anda/kalian sebagai bagian dari semua yang menerima bantuan spiritual dari Ordo dan Kongregasi ini, serta Indulgensi yang diberikan oleh hak istimewa Tahta Suci dari semua Skapulir yang disebutkan sebelumnya. Atas nama Bapa, † dan Putra, † dan Roh Kudus †
R. Amin.

I.       Jagalah pelayan-pelayanMU.

U.      Yang mengandalkan-Mu, Tuhanku.

I.       Kirimkanlah bantuan dari Surga, Tuhan. Dan dari Sion jagalah mereka. Jadilah Engkau benteng yang mahakuasa bagi mereka.

U.      Di hadapan musuh.

I.       Biarlah musuh tak berdaya melawan mereka.

R.      Dan sang anak durhaka itu tidak dapat melakukan apa-apa terhadap mereka.

I.       O Tuhan, dengarkanlah doaku.

U.      Dan biarkanlah tangisanku datang padaMu.     

I.       Tuhan bersamamu.

U.      Dan bersama rohmu.

Marilah berdoa
Condongkanlah, ya Tuhan, pada permohonan kami, dan berkenanlah memberkati mereka yang telah diberikan habit-habit suci ini di dalam nama-Mu. Semoga mereka bekerja sama dengan rahmat-Mu, dan karenanya layak untuk mencapai Kehidupan Abadi. Melalui Kristus, Tuhan kami.

R.      Amin

Semoga berkat Allah yang Mahakuasa, † Bapa, Putera, dan Roh Kudus turun atasmu dan tinggal tetap untuk selamanya.

R. Amin.

DIAMBIL DARI:
the Roman Ritual Volume II.
Nihil Obstat: Stephen Anderi, Censor Librorum.
Imprimatur:+Joannes P. Troacy, S.T.D. Episcopus Crossensis 18 June 1950


BERKAT UNTUK MEDALI SANTO BENEDIKTUS

V. Pertolongan kita di dalam nama Tuhan.
R. Yang menjadikan surga dan bumi

Di dalam nama Allah Bapa + yang berkuasa, yang menciptakan surga dan bumi, lautan dan seluruh isinya, aku meng-eksorsis medali-medali ini melawan kuasa dan serangan-serangan si jahat.
Semoga semua yang memakai medali-medali ini dengan kesalehan diberkati dengan kesehatan jiwa dan raga. di dalam nama Bapa + yang berkuasa, Putera-Nya + Yesus Kristus Tuhan kita, dan Roh Kudus + Penghibur, dan di dalam kasih Tuhan kita yang sama, Yesus Kristus yang akan datang pada hari terakhir untuk menghakimi yang hidup dan mati, dan dunia dengan api.
R. Amin.

Marilah berdoa. Allah yang Maha Kuasa, sumber tak terbatas akan segala hal yang baik, dengan rendah hati kami memohon, dengan perantaraan Santo Benediktus, agar Engkau menganugerahkan berkat-berkat-MU + pada medali-medali ini. Semoga mereka yang memakainya dengan kesalehan dan kesungguhan hati berusaha untuk melakukan pekerjaan-pekerjaan yang baik yang Engkau berkati kesehatan jiwa dan raganya, Kau berikan rahmat akan kehidupan yang kudus dan pengampunan akan dosa-dosanya.
R. Amin.

Semoga mereka juga dengan pertolongan kasihMU yang penuh belas kasih, menolak godaan si jahat dan berusaha tetap menjalankan amalan sejati dan keadilan terhadap segala sesuatu sehingga suatu hari nanti mereka akan tampil tak bernoda dan kudus di hadapanMU. Kami mohon ini dengan perantaan Yesus Kristus Tuhan kami.
R: Amin

Medali-medali (pada Skapulir) diperciki dengan air suci.


DOA PERTAMA DAN DOA HARIAN PEMAKAI SKAPULIR MERAH

Sengsara kudus Tuhan Kami, Yesus Kristus,
selamatkanlah kami.
Hati Kudus Yesus dan Maria,
lindungilah kami.
Tritunggal yang Mahakudus,
kami menyembahMu.
Maria terkudus, selamanya perawan, Bunda Allah,
kami memuliakanmu dan melempar diri kami
di bawah belaskasih perlindungan perantaraanmu. Amin.

(Sumber: http://acta-sanctorum.blogspot.com/2010/06/five-fold-scapular-dressing-prayer.html)





DOA HARIAN SKAPULIR LIMA LIPAT

SKAPULIR MERAH
Sengsara kudus Tuhan Kami, Yesus Kristus,
selamatkanlah kami.
Hati Kudus Yesus dan Maria,
lindungilah kami.
Tritunggal yang Mahakudus,
kami menyembahMu.
Maria terkudus, selamanya perawan, Bunda Allah,
kami memuliakanmu dan melempar diri kami
di bawah belaskasih perlindungan perantaraanmu. Amin.

Jalan Salib singkat atau merenungkan salah satu sengsara Tuhan Yesus.

SKAPULIR COKLAT
Ya Allahku, dalam kesatuan dengan Hati Maria Yang Tak Bernoda (di sini ciumlah Skapulir Coklatmu sebagai sebuah tanda penyerahan dirimu, indulgensi sebagian juga), saya mempersembahkan kepada-Mu Darah mulia Yesus dari semua altar di seluruh dunia, bersama dengan itu persembahan dari setiap pikiran, kata dan tindakanku hari ini.Ya Yesusku, hari ini saya ingin mendapatkan indulgensi dan kemurahan hati sejauh itu mungkin, dan saya akan mempersembahkannya bersama-sama dengan diriku, kepada Maria Tak Bernoda – sehingga dia boleh menggunakannya demi kepentingan Hati Tersuci-Mu. Darah mulia Yesus, selamatkanlah kami! Hati Maria Yang Tak Bernoda, doakanlah kami! Hati Yesus Yang Mahakudus, kasihanilah kami!

- Berdoa Rosario sesuai peristiwa hari yang bersangkutan.



SKAPULIR HITAM
Mendoakan Ordo Servite selama 15 menit dengan satu doa Salam Maria dan satu doa Salam ya Ratu (ATAU berdoa Rosario Tujuh Dukacita disertai doa “Salam ya Ratu”)

SKAPULIR BIRU
Ya Tuhan, ALLAHku, Perawan Maria yang Tak Bernoda, aku mengucapkan doa-doa berikut hari ini untuk menghormati Misteri Tritunggal Mahakudus dan Konsepsi Yang Tak Bernoda; dan
(1) Aku mohon kepadaMu permuliaan dan pemulihan Gereja Katolik Suci dan kekalahan semua musuhnya, yang terlihat dan tidak terlihat, internal dan eksternal;
(2) Aku mohon perdamaian dan kerukunan di antara para pemimpin Kristen dan di seluruh dunia;
(3) Aku mohon penghancuran semua ajaran sesat dan semua kesalahan terhadap Iman Katolik dan tradisi Gereja Katolik sehingga seluruh dunia dapat dijadikan satu umat dan satu Gereja dalam Satu Iman Katolik yang Sejati;
(4) Aku memohon untuk menyebarkan Iman Katolik Suci;
(5) Aku mohon pertobatan semua orang berdosa terutama mereka yang berada dalam keadaan dosa berat dan memengaruhi mayoritas orang di negara kami dan dunia;
(6) Aku memohon pembebasan penuh jiwa-jiwa dari api penyucian seperti dulu dibebaskan dalam indulgensi penuh dan sebagian yang diberikan oleh Gereja di masa lalu, seperti yang dinyatakan oleh St Alphonsus Liguori bagi devosi ini. (Engkau dapat menyebutkan di sini nama-nama khusus dari umat beriman yang ingin dibebaskan/didoakan)

Jiwa Suci yang terkasih, yang telah berlalu dari dunia ini ke api penyucian dan yang ditunggu-tunggu di surga, berdoalah untukku dan mintakanlah semua rahmat yang aku butuhkan, dan untuk itu aku memohon pada Yang Mulia Ilahi.
(Sebutkan di sini permohonanmu agar jiwa-jiwa di api penyucian dapat berdoa untuk itu).

Berdoalah sesering mungkin pada siang hari untuk niat di atas dan untuk mendapatkan sebanyak 433 indulgensi kuno:

Terpujilah Tritunggal yang mahakudus dan yang tak terbagi yang menciptakan segala sesuatu dan mengaturnya, sekarang dan selalu, selama-lamanya. Aku percaya pada ketigaNya, aku mengakui Keesaan-Nya, sang Pencipta ciptaan.

O Sakramen yang maha Kudus, O Sakramen ilahi, segala puji dan syukur milikMu-lah selamanya.

Terpujilah Maria yang Dikandung Tanpa Dosa, Perawan Maria yang Terberkati, Bunda Allah.

6 xBapa Kami, 6x Salam Maria, 6x Kemuliaan (Panjangnya sekitar dua dekade Rosario)

SKAPULIR PUTIH
Tidak ada doa khusus untuk Skapulir Putih namun dengan memakai Skapulir Putih Tritunggal Maha Kudus dengan setia kita telah mengkonsekrasikan diri kita kepada Tritunggal Maha Kudus. Semoga dengan hidup taat dan setia kepada Tritunggal Maha Kudus kita dapat turut membebaskan para tawanan Kristen; baik mereka yang tertawan oleh hal yang terlihat maupun yang tidak terlihat.



LAMPIRAN:
DOA ROSARIO TUJUH DUKACITA MARIA
ROSARIO TUJUH DUKACITA BUNDA MARIA
(Tanpa renungan – dapat didaraskan sehari-hari)

DOA PEMBUKAAN
Tuhanku, aku mempersembahkan kepada-Mu rosario ini untuk kemuliaan-Mu, agar aku boleh menghormati Bunda-Mu yang kudus, Perawan Terberkati, sehingga aku dapat berbagi dan merenungkan sengsaranya. Dengan rendah hati aku memohon kepada-Mu untuk memberikanku tobat sejati untuk semua dosaku. Berikanlah kebijaksanaan dan kerendahan hati agar aku dapat memperoleh semua indulgensi yang terdapat pada doa ini.

DOA TOBAT
Allah yang maharahim, aku menyesal atas dosa-doaku. Aku sungguh patut Engkau hukum, terutama karena aku telah tidak setia kepada Engkau yang maha pengasih dan maha baik bagiku. Aku benci akan segala dosaku, dan berjanji dengan pertolongan rahmat-Mu hendak memperbaiki hidupku dan tidak akan berbuat dosa lagi. Allah yang mahamurah, ampunilah aku, orang berdosa. (Amin)

3x Salam Maria
(Untuk merenungkan airmata kesedihan Bunda Maria dan mempersembahkan kepadanya airmata kita dalam persatuan dengan airmata Bunda Maria).

Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-1: RAMALAN SIMEON
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-2: PENGUNGSIAN KE MESIR
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-3: YESUS HILANG DI BAIT ALLAH
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-4: MARIA BERTEMU YESUS DI JALAN MENUJU KALVARI
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-5: MARIA BERDIRI DI KAKI SALIB
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-6: MARIA MENERIMA JENASAH YESUS DI PELUKANNYA
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

Misteri sedih ke-7: YESUS DIMAKAMKAN
1x Bapa Kami
7x Salam Maria
Bunda yang penuh belas kasih, ingatkanlah kami selalu akan kesedihan-kesedihan puteramu, Yesus.

DOA PENUTUP
         Ratu para martir, hatimu begitu sungguh menderita, aku mohon kepadamu dengan pahala airmata yang kautumpahkan di saat-saat buruk dan berdukacita, untuk memperolehkan bagiku dan semua para pendosa di dunia, rahmat akan pertobatan yang tulus dan seutuhnya. Amin.

3x Ya Maria, semula dikandung tanpa noda asal dan yang menderita bagi kami, doakanlah kami.

DOA SALAM YA RATU
Salam, Ya Ratu, Bunda yang berbelas kasih, hidup, hiburan dan harapan kami. Kami semua memanjatkan permohonan, kami amat susah, mengeluh, mengesah dalam lembah duka ini. Ya Ibunda, ya pelindung kami, limpahkanlah kasih sayangMu yang besar kepada kami. Dan Yesus, PutraMu yang terpuji itu, semoga Kau tunjukkan kepada kami. O Ratu, o Ibu, o Maria Bunda Kristus.

Doakanlah kami, ya Santa Bunda Allah
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus




INDULGENSI YANG PERNAH DIBERIKAN BAGI PARA PEMAKAI SKAPULIR LIMA LIPAT

Selain rahmat dan indulgensi yang tak terhitung banyaknya yang terlampir pada devosi ini, para Paus telah memberikan banyak indulgensi Penuh dan Sebagian kepada mereka yang mengenakan Empat Skapulir, (bagian dari Skapulir Lima Lipat). Berikut ini adalah indulgensi utama untuk memperoleh yang tidak memerlukan kunjungan khusus ke gereja tertentu.

Paul V., melalui briefnya tanggal 30 Oktober 1606, 31 Agustus 1609, dan 19 Juli 1614;

Klemens X., dalam Konstitusi 8 Mei 1673;

Clement XI., Dalam Konstitusi 12 Mei 1710;

Innocent XI., Berdasarkan Konstitusi 10 Februari 1680, dan pada 1 September 1682, telah memberikan indulgensi berikut:

1. Empat Indulgensi Penuh pada hari raya, ketika mereka memiliki empat Skapulir, asalkan mereka pergi ke pengakuan dosa dan menerima Komuni Kudus, dan berdoa untuk intensi Gereja.

2. Empat Indulgensi Penuh pada saat kematian, jika mereka menerima Sakramen.

3. Indulgensi Penuh pada hari Our Lady of the Seven Dolors (hari Tujuh Dukacita Bunda Maria), dengan syarat biasa.

4. Indulgensi Penuh pada hari Minggu Sengsara, jika mereka bermeditasi selama beberapa waktu tentang penderitaan Tuhan kita dan Bunda Maria yang Terberkati.

5. Indulgensi Penuh Peringatan Bunda Maria dari Gunung Karmel, 16 Juli; juga kapan pun Konfraternitas lain memiliki Indulgensi Penuh; pada semua hari pesta (festival) Tuhan kita; Perawan Yang Terberkati; dan para Rasul; pada dua hari setiap minggu, sesuai pilihan mereka; dan pada setiap hari Jumat, jika orang yang saleh bermeditasi untuk beberapa waktu tentang Sengsara Tuhan Kita, terimalah Sakramen, dan berdoalah untuk maksud Gereja. (Anda juga harus menyebutkan intensi Bapa Suci)

Semua Indulgensi ini berlaku untuk jiwa-jiwa di Api Penyucian. (Misalnya Anda dapat menyimpan satu untuk diri Anda sendiri dan mempersembahkan sisanya untuk jiwa-jiwa suci di Api Penyucian, jika mereka bebas dari api penyucian karena doa-doa Anda, mereka akan sangat bersyukur dan berbalik membantu Anda di dunia ini.)

** 433 INDULGENSI PENUH *

“Dan biarlah diketahui secara khusus bahwa, di samping banyak indulgensi khusus, ada yang dilampirkan pada skapulir Immaculate Conception (yang dikandung Tak Bernoda), yang diberkati oleh para bapa Theatine, semua indulgensi yang diberikan kepada ordo relijius, tempat kesalehan, atau orang mana pun . Dan khususnya dengan mendaraskan "Bapa Kami," "Salam Maria," dan "Kemuliaan bagi Bapa," enam kali, untuk menghormati Tritunggal yang paling suci, dan Maria yang tak bernoda, diperoleh setiap kali semua indulgensi Roma, Portiuncula, Yerusalem, Galicia, yang mencapai jumlah empat ratus tiga puluh tiga indulgensi penuh, selain dari indulgensi sebagian, yang tak terhitung banyaknya. ”

~ St. Alphonsus Maria de Liguori, “The Glories of Mary” (Edisi Asli)

--------

Pemesanan Skapulir Lima Lipat
dapat melalui Awam Kecil Novena/St. Pio's Blessings - Fashion of Modesty
WA: 081717173058